Perkembangan teknologi telah membuat para pemilik dompet tipis punya lebih banyak pilihan saat akan membeli gawai. Tidak hanya Xiaomi dan Realme, kini konsumen juga punya pilihan gawai dari Infinix saat mencari smartphone Rp1 jutaan.
Salah satu yang bisa dipertimbangkan untuk dibawa pulang adalah Infinix Hot 50i. Perangkat yang ditawarkan dengan harga tidak sampai Rp1,5 juta ini hadir membawa spesifikasi yang mumpuni di kelasnya.
RAM yang dibawa sudah 6GB dan bisa diperluas dengan extended RAM hingga 6GB. Memori internal yang dibawa pun mencapai 128GB dan tersedia ruang khusus untuk memori eksternal. Fitur populer NFC yang memudahkan transaksi cashless bahkan turut dihadirkan di seri ini.
Kira-kira spesifikasi lengkap dari seri ini seberapa menarik ya? Berikut ulasan Infinix Hot 50i yang wajib disimak jika kamu berencana akan membelinya.
Infinix Hot 50i Titanium Grey
Infinix Hot 50i Sage Green
Infinix Hot 50i Dreamy Purple
Infinix Hot 50i Sleek Black
Tabel Spesifikasi Infinix Hot 50i | |
Tipe | Smartphone |
Bentuk | Bar |
OS | Android |
Versi OS | Android 14.5, XOS 14 |
SIM | Nano SIM/Dual SIM/Dual Standby |
CPU | MediaTek Helio G81 Octa-core |
Kecepatan CPU | 2 × 2.0 GHz Cortex A75, 6 × 1.7 GHz Cortex-A55 |
Storage | 128GB |
RAM | 6GB |
Baterai | 5.000 mAh |
Ukuran Layar | 6.7 inci |
Resolusi Layar | HD+ 1600 x 720 piksel |
Tipe | 2G/3G/4G |
2G | B2/3/5/8 |
3G | B1/2/4/5/8 |
4G | B1/2/3/4/5/7/8/12/13/17/20/25/26/28A/28B/38/41(Full) /40/66 |
Kamera Belakang | 48MP + Auxiliary lens |
Kamera Depan | 8MP |
Fitur dan Layanan | Wi-Fi, GPS, Bluetooth, Flash, Fingerprint, NFC, Audio Jack 3.5mm |
Dimensi dan Ukuran | 165.7 x 77.1 x 8.1mm |
Berat | 184 gram |
Meskipun dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, namun Infinix berhasil mengemas bodi perangkat tidak terlihat murah. Penggunaan material plastik sebagai bingkai dan cover bodi belakang berhasil diolah menjadi sesuatu yang lebih berkelas.
Saat digenggam, gawai masih terasa cukup solid. Finishing yang dipoleskan tidak hanya membuat gawai jadi semakin cantik, tetapi juga membuatnya nyaman digenggam dan tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Tampilannya semakin menarik karena modul kamera yang disebut Infinix sebagai desain “WOOOW” di sisi belakang diberi sentuhan berkilau. Modul berbentuk persegi dengan sudut membulat ini berisi dua buah kamera serta lampu flash LED.
Tidak hanya menawan dilihat mata, namun juga terasa pas dalam genggaman. Sebab, dimensi keseluruhan bodinya hanya mencapai 165.7 x 77.1 x 8.1 mm dengan bobot sekitar 184 gram.
Untuk penempatan portnya, di sisi kanan masih ada tombol power yang merangkap pemindai sidik jari serta tombol volume. Lalu di sisi atas ditempati satu buah speaker tanpa ada port lain.
Di sisi bawah terdapat jack audio 3,5 mm, mikrofon, port type C dan juga speaker. Sementara di sisi kiri, Infinix memasang slot untuk SIM tray non hybrid, yang berarti pengguna bisa memasang dua SIMCard serta microSD sekaligus.
Kabar baiknya, ponsel murah ini ternyata juga sudah dibekali sertifikasi IP 54. Itu artinya, gawai cukup tahan terhadap debu dan cipratan air.
Satu hal yang patut diapresiasi di sisi layar seri ini adalah adanya refresh rate hingga 120 Hz. Refresh rate yang tinggi membuat pengalaman saat bermain gim atau pun scrolling media sosial bisa lebih mulus.
Ukuran layar yang dibawa pun sudah 6,7 inci meskipun panel yang digunakan masih IPS LCD. Selain itu, resolusi yang dibekalkan hanya HD+ yang mungkin terasa kurang memuaskan saat dipandang.
Kecerahan puncak layarnya pun hanya sampai 500 nits saja. Jadi jika digunakan di bawah terik matahari atau di ruangan dengan cahaya yang terang, layarnya kurang terlihat jelas.
Harga yang miring tidak lantas membuat kemampuan dari seri ini jadi sangat terbatas. Cukup dengan dana Rp1 jutaan kecil, pengguna sudah bisa mengandalkan seri ini untuk melakukan aktivitas ringan hingga sedang.
Untuk sekadar membuka sosial media atau multitasking gawai sudah lancar. Ingin bermain gim mobile pun bisa. Namun tentu saja, hanya gim-gim sekelas Free Fire dan teman-temannya saja.
Meski begitu, gawai ini tampaknya masih belum terlalu asyik untuk bermain gim dalam waktu lama. Pasalnya, ketika digunakan secara intensif suhu dari smartphone mengalami kenaikan suhu yang cukup tinggi.
Performa yang andal dari Infinix Hot 50i ini berkat penggunaan chipset Mediatek Helio G81. Chipset ini didukung dengan RAM 6GB yang bisa diperluas dengan extended RAM sampai 6GB. Untuk penyimpanan internalnya mencapai 128GB dan tersedia slot khusus untuk microSD.
Sebagai ponsel keluaran 2024, perangkat masih hadir dengan antarmuka XOS 14.5 berbasis Android 14. Fitur kekinian lain yang biasa ditemukan di ponsel lebih mahal juga ada di seri ini. Di antaranya seperti NFC serta side-mounted fingerprint.
Infinix Hot 50i tampaknya memang bukan dihadirkan untuk para penggemar fotografi dengan budget super tipis. Pasalnya, untuk sektor kamera belakangnya hanya dibekali kamera utama 48MP serta lensa tambahan.
Dari keduanya, hanya kamera utama saja yang benar-benar fungsional untuk memotret. Sementara kamera kedua lebih seperti gimmick agar konsumen merasa tertarik untuk membeli. Jadi jangan berharap akan menemukan kamera ultrawide atau makro di perangkat ini.
Meski begitu, hasil jepretan dari kamera utamanya tergolong baik untuk kelas entry level. Foto yang dihasilkan masih terlihat jelas dan memiliki detail yang cukup baik, terutama ketika digunakan memotret saat siang hari.
Namun ketika perangkat dipakai memotret di malam hari, hasilnya masih belum memuaskan. Keberadaan lampu flash LED di dekat kamera utama juga tidak banyak membantu. Apalagi, masih belum ada fitur stabilisasi seperti optical image stabilization (OIS) sehingga hasil foto rentan buram.
Merekam video dengan kamera utama Infinix Hot 50i juga masih bisa menghasilkan resolusi 1080P 30fps. Sayangnya, masih belum ada fitur gyro-EIS yang dibawakan sehingga videonya tidak stabil.
Beralih ke sisi depan, Infinix hanya membekali gawai dengan kamera 8MP saja. Keberadaannya sudah mampu diandalkan untuk melakukan panggilan video hingga swafoto untuk sekadar mengabadikan momen atau update status WhatsApp.
Baterai yang dibawakan Infinix di seri ini masih memiliki kapasitas 5.000 mAh seperti pada kebanyakan ponsel masa kini. Meski begitu, untuk daya tahan baterainya tergolong cukup baik.
Untuk bermain gim seperti Free Fire gawai bisa bertahan hingga lebih dari 9 jam. Sementara jika hanya untuk scrolling TitTok bisa sampai 11 jam dan untuk sekadar chatting via WhatsApp bisa 14 jam.
Di kelas entry level, gawai juga sudah dibekali fitur pengisi daya cepat meski hanya 18W. Jadi jika kehabisan daya, pengguna perlu sabar menunggu hingga baterai kembali terisi penuh.
Smartphone ini hadir sebagai varian paling murah dari Infinix Hot 50 series. Pengguna hanya perlu mengeluarkan uang mulai dari Rp1,499 juta saja untuk bisa membawa pulang smartphone dengan RAM 6GB dan penyimpanan 128GB. Sebenarnya di situs resminya ada juga varian lain, namun di Indonesia hanya varian RAM 6GB dengan ROM 128GB yang bisa ditemukan di pasaran.
Kehadiran Infinix Hot 50i tampaknya bisa menjadi pesaing ketat dikelas entry level. Sebab, hanya dengan uang Rp1,5 juta saja pengguna sudah bisa memiliki sebuah smartphone dengan performa apik dan dukungan penyimpanan yang luas.
Layarnya bahkan sudah mendukung refresh rate hingga 120Hz yang membuat pengalaman bermain gim lebih menyenangkan. Baterai yang dibekalkan pun cukup awet saat digunakan untuk aktivitas harian standar. Sektor kameranya juga tergolong baik di kelasnya.
Spesifikasi tersebut membuat gawai cocok dipilih oleh pemilik budget tipis yang ingin gawai mumpuni. Bisa juga diandalkan oleh para pengemudi ojek online untuk mencari nafkah.